Sabtu, 23 Januari 2016

Pengertian Drama



PENGERTIAN DRAMA
 Drama adalah karangan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia dalam bertingkah laku yang dipetaskan dalam beberapa babak. Pementasan naskah drama dikenal dengan istilah teater. Dapat dikatakan bahwa drama berupa cerita yang diperagakan para pemain dipanggung.

Jenis Drama
Berdasarkan secara pementasannya, pembagian jenis drama dibagi antara lain:
-          Drama panggung : drama yang dimainkan oleh para aktor di panggung.
-          Drama radio : drama radio tidak bisa dilihat dan diraba, tetapi hanya bisa didengarkan oleh penikmat.
-          Drama fim: drama film menggunakan layar lebar dan biasanya dipertunjukkan di bioskop.
-          Drama wayang: drama yang diiringi pegelaran wayang.
-          Drama boneka: para tokoh drama digambarkan dengan boneka yang dimainkan oleh beberapa orang.
Berdasarkan penyajian lakon:
-          Tragedi: mengandung cerita tentang kemalangan dan kesedihan
-          Komedi: mengutarakan kisah hidup sehari-hari dengan berbagai peristiwa lucu yang bisa menyebabkan penonton tertawa
-          Tragekomedi: perpaduan antara drama tragedi dan komedi
-          Opera: drama yang dialognya dinyanyikan dengan diiringi musik
-          Melodrama: drama yang dialognya diucapkan dengan diiringi melodi/musik
-          Farce: drama yang menyerupai dagelan, tapi tidak sepenuhnya dagelan
-          Tablo: jenis drama yang mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan dialog, tetapi hanya melakukan gerakan-gerakan
-          Sendratari: Gabungan antara seni drama dan seni tari
Berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama:
-          Drama Tradisional: tontonan drama yang tidak menggunakan naskah
-          Drama Modern: tontonan drama menggunakan naskah.
Unsur- unsur drama:
-          Tema adalah ide pokok atau gagasan utama sebuah cerita drama
-          Alur yaitu jaan cerita dari sebuah pertunjukkan drama mulai babak pertama hingga babak terakhir.
-          Amanat drama adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada penonton.
-          Latar atau setting adalah gambaran tempat, waktu dan situasi peristiwa dalam cerita drama.
-          Tokoh atau penokohan. Tokoh merupakan sesuatu yang sangat men gambil peran penting dalam drama itu sendiri. Ada dua macam tokoh, yaitu tokoh tokoh utama dan tokoh figuran. Penokohan adalah sifat atau karakter dari setiap tokoh yang main atau tokoh yang ikut serta dalam drama. Penokohan biasa terbagi menjadi 3, yaitu protagonis, antagonis dan tritagonis.
-          Sudut pandang adalah posisi atau kedudukan pengarang dalam membawakan cerita.
Ciri-Ciri Teks Drama
1). Seluruh cerita berbentuk dialog, baik tokoh maupun narator, semua ucapan ditulis dalam teks.
2). Semua dialog tidak menggunakan tanda petik. Dialog drama bukan kalimat langsung. Oleh karena itu, naskah drama tidak memakai tanda petik.
3). Naskah drama dilengkapi petunjuk tertentu yang harus dilakukan tokoh pemerannya. Petunjuk itu ditulis dalam tanda kurung atau dengan memberikan jenis huruf yang berbeda dengan huruf dialog. Contoh:
·         Alvaro : Sudah! Jangan dilanjutkan lagi perkelahian ini. Sebaiknya kita selesaikan secara dewasa. ( dengan wajah serius)
4). Naskah drama terletak diatas dialog atau disamping kiri dialog.

Ciri-Ciri Drama
·         Adanya konflik
·         Adanya aksi
·         Dilakonkan
·         Tempo masa kurang daripada 3 jam
·         Tiada ulangan dalam suatu masa

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.