Jumat, 21 Agustus 2015

Diberi Maaf Karena Kejujuran


.”    Al-Hafizh  Ahmad binAbdullah al-`Ajali menuturkan bahwa Ruba`I bin khurrasyi,
Seorang tabi`in(generasi kedua setelah generasi Nabi Muhammad saw.)Terpercaya,tidak
Pernah berbohong sama sekali.Ia mempunyai dua orang anak laki-laki yang memberontak
Terhadap pemreintah yang berkuasa pada masa gubernur al-Hajjaj.Mereka hendak ditangkap dan tentu menghadapi hukuman berat karena al-hajjaj dikenal bertangan besi.Ketika diberitahukan kepada al-hajjaj bahwa ayah mereka adalah orang yang sama sekali tidak pernah berbohong maka jika ia mengirim orang-orangnya untuk menangkap mereka dan bertanya kepada ayah keduanya,tentu ia akan menjawab dengan jujur.
  Al-hajjaj kemudian mengirim aparatnya untuk menemui ayah mereka.Ketika ditanya,
Di mana kedua anaknya itu?ia menjawab dengan tenang,”Mereka di rumah.”Karena
Jawabannya yang polos dan jujur itulah,al-Hajjaj memaafkan merka dengan mengatakan,
“Kami memaafkan keduannya karena kejujuranmu.”

Sumber:M.Abiansyah
Read More ->>

Selasa, 18 Agustus 2015

Kisah Umar bin Khathab r.a.



Kisah Seputar Amarah
   
  Sudah sewajarnya jika orang muslim dan mukmin sangat dipengaruhi petunjuk dan nasihat AL-Qur`an.Apa yang terjadi pada Umar bin Khathab r.a. kirannya dapat dijadikan contoh.Suatu ketika,Umar bin Khathab didatangi seorang lelaki Badui.Tiba-tiba orang itu berkata di hadapan khalayak,”Demi Allah,Anda zalim dan tidak menyelesaikan persoalan secara adil.”

  Mendengar ucapan orang itu,Umar sangat marah dan wajahnya merah.Kejadian ini disaksikan seseorang yang ketika itu berada di tempat kejadian.Orang itu berkata,”Wahai Amirul Mukminin,Tidakkah anda mendengar firman Allah Swt.Jadilah engkau pemaaf dan surulah orang-orang berbuat baik,serta berpalinglah dari mereka yang bodoh(Q.S.al-A`raf:199).”Mendengar perkatan tersebut,Umar mulai tenang dan amarahnya mereda.Ia pun berkata,”Engkau benar,ia seperti api,lalu padam.”

   Di antara ucapan Umar yang terkenal adalah
   Siapa pun yang bekata kepada Allah Swt.,tidak akan melampiaskan amarahnya.Siapa yang takut kepada Allah Swt.,pasti tidak akan berbuat semaunya.Seandainya bukan karena iman terhadap hari kiamat,pasti keadaanya tidak seperti yang anda saksikan.
  
Read More ->>
Diberdayakan oleh Blogger.